Mengapa Nelayan Mencari Ikan di Malam Hari?

Mengapa Nelayan Mencari Ikan di Malam Hari?

Malam Hari sering dianggap waktu yang misterius. Banyak yang tidak tahu bagaimana suasana dan apa yang terjadi di malam hari. Namun, tidak sedikit nelayan yang berfokus pada pencarian ikan di malam hari. Tak heran bila banyak orang bertanya-tanya, mengapa nelayan melakukan pencarian ikan di malam hari?

Sebenarnya alasan mengapa nelayan memilih mencari ikan di malam hari sebagian besar adalah karena ikan cenderung bergerak dan berkumpul di zona yang berbeda setiap harinya. Oleh karena itu, ketika nelayan pergi pada waktu tertentu dan kembali ke waktu lain di hari yang sama, ia dapat memastikan bahwa ia mendapatkan hasil yang terbaik. Karier sebagai nelayan terkadang melelahkan namun, mereka akan selalu berupaya untuk mendapatkan ikan yang berkualitas.

Alasan Umum Mengapa Nelayan Mencari Ikan di Malam Hari

Nelayan merupakan mata pencaharian yang langka dan tradisional di seluruh dunia. Meskipun hampir semua jenis nelayan melakukan penangkapan ikan di siang hari, mulai dari kastrol hingga jaring, ada alasan umum yang dapat menjelaskan mengapa nelayan juga mencari ikan di malam hari. Berikut ini adalah beberapa alasan utama mengapa nelayan mencari ikan di malam hari.

  • Kondisi Cuaca – Salah satu alasan nelayan mencari ikan di malam hari adalah kondisi cuaca. Rata-rata, ikan cenderung mencari air yang bergerak aliran air yang lebih baik mencari makan di malam hari. Saat cuaca terang seperti siang hari, ikan biasanya tidak aktif mencari makan karena matahari yang terlalu terang.
  • Menguasai Gelombang Banjir Pasang – Nelayan cenderung mencari ikan di malam hari untuk mengambil keuntungan dari pasang naik turunnya gelombang saat banjir. Hal ini karena pada saat gelombang naik, ikan biasanya berada di kedalaman yang lebih mendatar. Aliran air yang membawa partikel makanan ke permukaan air sehingga ikan lebih mudah mencari makan.
  • Kurang Konkurensi – Kegiatan nelayan lainnya cenderung lebih sedikit di malam hari, sehingga mereka memiliki kurang kompetisi untuk ikan. Di malam hari, ikan biasanya lebih berkeliaran, jadi nelayan lebih mudah menangkapnya.

Terkadang, untuk menangkap ikan di malam hari lebih sulit. Namun, dengan memahami alasan-alasan umum yang telah disebutkan di atas, maka nelayan akan memiliki keuntungan lebih dalam mencari ikan di malam hari serta mengoptimalkan peluang mereka untuk menangkap lebih banyak ikan untuk meningkatkan pendapatannya.

Keuntungan Ekonomi dan Potensi Ketenagakerjaan

Terlepas dari bahaya ketika nelayan melakukan kegiatan penangkapan ikan di malam hari, kegiatan ini juga membawa banyak manfaat, terutama dari sisi ekonomi. Nelayan di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa mereka memiliki manfaat yang signifikan dari penangkapan ikan di malam hari. Dengan cara ini, walaupun mereka berhadapan dengan bahaya yang berlebihan, mereka tetap bisa memodali ekonomi daerah tersebut karena potensi meningkatkan penangkapan ikan.

Kesuksesan nelayan yang menangkap ikan di malam hari secara signifikan membantu meningkatkan pasokan ikan. Dengan pasokan ikan yang meningkat, bagian industri perikanan dari ekonomi daerah menjadi lebih berkembang. Perikanan dan produksi akan meningkat, sehingga menciptakan lapangan kerja dan menumbuhkan ekonomi daerah.

Akibatnya, potensi lapangan kerja bertambah karena nelayan memerlukan tenaga kerja ekstra untuk kegiatan penangkapan ikan di malam hari. Ini akan membantu mendukung perekonomian di daerah tersebut dengan meningkatkan lapangan kerja yang tersedia. Potensi ketenagakerjaan ini juga akan mengurangi kemiskinan dan ketidakstabilan ekonomi di daerah perikanan.

Alat dan Teknik Nelayan yang Digunakan di Malam Hari

Nelayan adalah orang yang bekerja menangkap, meracik, dan menjual ikannya. Ikan-ikan yang mereka tangkap, dijual di pasar atau kepada perusahaan-perusahaan pengembangan bisnis. Mereka menggunakan berbagai cara untuk menangkap ikan, dan salah satu metode yang paling umum yaitu pada malam hari. Karena adanya ikan-ikan tertentu yang berada di permukaan laut pada saat malam hari, nelayan membutuhkan alat dan teknik tertentu untuk menangkap ikannya pada waktu malam.

Beberapa alat dan teknik yang sering digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan pada malam hari adalah:

  • Pancing tangkap – Ini mencakup berbagai alat yang beragam, seperti jaring gigi, alat penangkap tongkol (sangkar utama) dan alat untuk menghalangi ikan yang segera diterima. Jaring ini dipasang seperti kubah yang luas untuk menjangkau udara atau air laut.
  • Redding – Ini adalah teknik yang menggunakan alat pancing yang terhubung ke tenda, untuk menarik ikan ke dalamnya. Teknik ini digunakan oleh nelayan untuk meningkatkan tingkat tangkapannya.
  • Pencangkulan (trawl) – Ini adalah alat penangkapan yang digunakan dengan menarik perahu ke sisi laut. Teknik ini memungkinkan nelayan untuk menangkap jenis ikan tertentu yang hanya bisa ditemukan di dasar laut.
  • Jigging – Ini adalah teknik yang menggunakan alat pancing yang ditancapkan di leher perahu nelayan. Alat pancing berbentuk seperti huruf “j” dan berputar pada saat disebut “dip”.

Dengan menggunakan alat dan teknik tangkap ikan di atas, nelayan dapat menangkap ikan-ikan beragam yang mereka bisa jual di pasar. Ikan-ikan yang mereka tangkap pada malam hari biasanya adalah tongkol, cakalang, kerapu, ikan gabus, dan ikan teri. Selain itu, teknik tangkap ikan ini juga membantu nelayan dalam menghemat waktu untuk menangkap ikan jika mereka harus menunggu kondisi yang ideal.

Kesimpulan

Nelayan adalah salah satu profesi yang cukup menantang karena mereka harus mencari ikan di malam hari. Hal tersebut dikarenakan adanya faktor-faktor, seperti arus air dan jenis ikan khusus yang hanya dapat ditemukan di malam hari. Praktek nelayan malam ini telah menjadi bagian dari tradisi nelayan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Nelayan menggunakan berbagai macam alat tangkap yang dapat memberikan hasil yang optimal dan bertanggung jawab selama proses. Ada juga cara manual lama yang telah diwariskan dari generasi terdahulu dan digunakan oleh beberapa nelayan yang masih mempertahankan cara tradisional mereka. Meskipun menantang, banyak nelayan yang masih berlanjut karena takdir mereka dan taraf hidup yang lebih tinggi.