Mengapa Nelayan Tidak Diperbolehkan Menangkap Ikan Menggunakan Bahan Peledak?

Mengapa Nelayan Tidak Diperbolehkan Menangkap Ikan Menggunakan Bahan Peledak?

Profesi nelayan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia sejak berabad-abad yang lalu. Selama ini, para nelayan telah melakukan berbagai cara untuk mencari berbagai jenis ikan di lautan, termasuk menggunakan bahan peledak sebagai alat tangkap. Namun, di era modern ini, praktek tersebut telah dilarang oleh pemerintah.

Banyak alasan yang diberikan oleh pemerintah untuk melarang praktek penangkapan ikan dengan bahan peledak. Berbagai kajian yang telah dilakukan telah menunjukkan bahwa praktek penangkapan ikan dengan bahan peledak berpotensi menyebabkan kepunahan jenis-jenis ikan di laut. Selain itu, juga dikhawatirkan akan terjadinya kerusakan ekologi lautan akibat penggunaan senjata kejut untuk menangkap ikan.

Pengertian Peledak dan Dampaknya

Peledak adalah senyawa kimia yang dapat meletup atau meledak apabila diobati pemanasan, fraksi, atau pukulan. Peledak sendiri dapat dibuat dari bahan dasar seperti enam bahan kimia yang disebut sebagai ANFO. Penggunaan peledak sudah lama disalahgunakan untuk tujuan menangkap ikan, tanpa memperhatikan dampak negatifnya.

Peledak dapat menjadi berbahaya apabila digunakan secara tidak tepat. Hal ini memiliki berbagai dampak negatif, baik kepada lingkungan, maupun kesehatan manusia. Berikut adalah beberapa dampak yang ditimbulkan oleh pemakaian peledak yang tidak terkontrol :

  • Merusak ekosistem resource ikan: Selama ledakan peledak, partikel berbahaya dapat menyebabkan kerusakan permukaan air laut dan substrat. Ini dapat berdampak buruk bagi habitat ikan dan makhluk laut lainnya.
  • Menimbulkan polusi suara: Ledakan peledak memiliki bunyi yg menguat dalam lingkungan laut. Selain menyebabkan kegelisahan tipe akustik, hal ini juga mempengaruhi fluktuasi air di samping merusak habitat tumbuhan dan binatang bawah laut.
  • Membahayakan manusia : Ledakan peledak jelas dapat berdampak mematikan bagi para pengguna yang tidak berhati-hati. Bahaya peledak juga dapat berdampak secara regional dengan mengalirkan partikel berbahaya dan kerusakan iklim di wilayah-wilayah sekitar.

Faktor yang Melatarbelakangi Larangan Penangkapan Ikan Dengan Peledak

Penggunaan peledak sebagai salah satu alat tangkap ikan telah menjadi metode yang tidak bertanggung jawab bagi nelayan. Hal ini karena peledak dapat menghancurkan ekosistem, yang berdampak negatif terhadap populasi ikan dan makhluk hidup lain yang ada di perairan. Sebagai respons, pemerintah telah melarang penggunaan peledak untuk menangkap ikan.

Sebagai tambahan, ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan larangan penangkapan ikan dengan peledak. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Peledak dapat menyebabkan kecelakaan di laut.
  • Dengan menggunakan peledak, sebuah populasi ikan dapat dengan cepat mengalami kerusakan.
  • Ikan yang tertangkap dengan peledak akan cenderung mengalami stres dan tidak sehat.
  • Ketika menggunakan peledak, nelayan mungkin tidak dapat memantau aktivitas pergerakan ikan.

Dengan begitu banyak risiko yang terkait dengan penggunaan peledak, larangan ini telah diterapkan untuk melindungi kesehatan dan ketertiban ekosistem di laut. Selain itu, larangan penangkapan ikan dengan peledak juga mengharuskan nelayan untuk menangkap ikan dengan cara yang lebih tradisional, seperti menggunakan jaring, racun, dan lain-lain.

Apa yang Bisa Dilakukan Untuk Menghindari Penggunaan Peledak?

Mengapa nelayan tidak diperbolehkan menangkap ikan menggunakan bahan peledak merupakan pertanyaan yang sering akan kita dengar dari warga di lokasi pantai. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami dampak dan nilai yang dibelanjakan dengan penggunaan bahan peledak ini.

Peledak biasa diketahui menimbulkan banyak masalah lingkungan, kesehatan dan keamanan. Karena itu, sudah saatnya kita bijak dan melakukan hal-hal berikut agar penggunaannya dapat dihindari.

1. Pembatasan atau Kelarutan Penggunaan

Satu opsi yang bisa dijalankan adalah membatasi atau melarutkan penggunaan bahan peledak di antara nelayan. Keputusan semacam itu sebaiknya diambil dengan mendatangi pemerintah setempat dan melibatkan para pemangku kepentingan. Untuk menciptakan good governance di sektor nelayan, peraturan, sikap, dan tindakan yang sesuai dengan kebijakan yang telah disetujui harus disepakati. Hal ini bisa membawa manfaat bagi nelayan dan lingkungan.

2. Menggunakan Alternatif

Tidak ada salahnya beralih ke metode ataunya penangkapan yang ramah lingkungan. Metode alternatif yang dapat dilakukan diantaranya adalah:

  • Menggunakan ikan berail untuk menangkap ikan
  • Menggunakan jaring yang dikendalikan secara manual sehingga mengurangi dampak lingkungan
  • Mengurangi polusi dengan melakukan penangkapan di beberapa zona yang telah ditentukan sebelumnya

3. Penelitian dan Kesadaran

Kita juga bisa mencegah penggunaan peledak melalui penelitian dan meningkatkan kesadaran tentang dampaknya. Penelitian akan menghasilkan informasi tentang masalah yang dihadapi dan menemukan metode baru untuk mengurangi dampak yang dihasilkan oleh penangkapan ikan menggunakan peledak. Penyebaran informasi tentang bahaya yang terkait dengan penggunaan peledak akan bermanfaat jika masyarakat dapat menggunakan informasi ini untuk menciptakan kebijakan yang tepat. Program pemberdayaan masyarakat dengan penyebaran informasi ini juga akan menjadi jawaban untuk menghindari penggunaan peledak.

Ketiga tindakan di atas dapat membantu meniliti penggunaan peledak untuk menangkap ikan. Dengan begitu, lingkungan yang akan kita warisi oleh generasi mendatang akan terjaga.

Kesimpulan

Dari berbagai alasan, nelayan tidak diperbolehkan menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak. Penggunaan bahan peledak dapat membahayakan kehidupan laut serta bisa menyebabkan kerusakan ekosistem laut. Selain itu, penggunaan bahan peledak tidak memiliki hasil yang memuaskan dan dapat berdampak jangka panjang bagi nelayan sendiri. Bahan peledak juga dapat digunakan untuk memancing ikan tanpa izin dari pengawasan laut.

Karena alasan yang dikutip di atas, diharapkan semua nelayan untuk berhenti menangkap ikan menggunakan bahan peledak. Sebagai gantinya, nelayan dapat menggunakan cara-cara tradisional yang telah teruji dan bebas dari resiko. Cara ini juga berdampak positif bagi kesehatan ekosistem laut dan kelangsungan para nelayan berpengalaman.